Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2010

"Twitter" dengan Suara Hadir di Indonesia


Selain Facebook, Twitter menjadi layanan media sosial yang cukup populer di Indonesia. Tak dapat dipungkiri, berdasarkan data statistik yang dirilis ComScore beberapa waktu lalu, Indonesia menjadi negara dengan penetrasi Twitter tertinggi di dunia.

Dari data tersebut, direpresentasikan sekitar 20,8 persen pengguna Internet di Indonesia menggunakan layanan Twitter sehari-harinya, dengan responden 15 tahun ke atas serta mencakupi pengguna Internet rumah dan kantor.


Tak heran jika temuan ini mendorong Bubble Motion untuk masuk dan menggarap potensi di negara berbasis pengguna Twitter terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Sebelumnya, seperti dilansir Tech Crunch, Bubble Motion sukses memperkenalkannya di India dan Jepang.

Bubble Motion adalah penyedia platform layanan blog suara menyerupai Twitter. Secara sederhana, layanan blog suara ini bisa dikatakan layanan Twitter yang hadir dengan suara (voice).

"Dibandingkan teks seperti di Twitter, blog suara lebih mewakilkan ekspresi seseorang. Anda akan merasakan ekspresi pesan yang lebih nyata dari teman atau publik figur yang Anda ikuti (follow)," kata Brad Porteus, chief marketing officer Bubble Motion.

"Indonesia mempunyai masyarakat sosial yang besar. Hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan Facebook dan Twitter yang sangat cepat," kata Brad Porteus, chief marketing officer Bubble Motion. "Kondisi ini didukung dengan daya serap handset berkemampuan Internet. Dibandingkan Amerika Serikat, penetrasi di Indonesia jauh lebih baik," jelasnya.

Namun, di Indonesia, platform ini baru diadopsi oleh PT XL Axiata Tbk (XL) dua minggu lalu dengan nama layanan XL Cuaps. Dengan ini, pelanggan dapat menikmati konten baru berupa layanan Blog Suara pelanggan lainnya, termasuk layanan Selebriti Voice Blog yang diklaim pertama di Indonesia.

"Pelanggan dapat menuangkan apa yang ada dalam pikirannya dalam bentuk suara, dan seperti Twitter, pelanggan juga bisa mengundang pengguna XL lain untuk mendengarkan dan menjadi pengikutnya," kata VP Marketing Mobile Data Services XL, Jeremiah de la Cruz, melalui keterangan pers.

Selain XL, khusus layanan voice blog, Brad mengatakan Bubble Motion juga membuka kerja sama dengan mitra operator lainnya. Namun, belum ada informasi lebih lanjut tentang siapa mitra selanjutnya.

"Di India, kami berhasil mencatat 1,2 juta pelanggan blog suara. Di Jepang, datanya belum tersedia karena baru berjalan satu bulan," kata Brad. "Setelah Indonesia, kami juga akan menggarap pasar di Filipina."

http://fashingnet.blogspot.com/2010/12/twitter-dengan-suara-hadir-di-indonesia.html
Read More >>

Minggu, 12 Desember 2010

Siapakah pengguna server terbesar didunia

Perusahaan teknologi merupakan salah satu pelahap daya listrik terbesar. Pasalnya mereka adalah perusahaan-perusahaan yang sangat bergantung dengan server.

Di Amerika Serikat, 1,2 persen dari total daya listrik, dikonsumsi oleh server-server. Diperkirakan 0,5 persen emisi gas rumah kaca, berasal dari server dan data center.

Lalu apa saja perusahaan yang memiliki server terbanyak di dunia?

Dari penelusuran DataCenterKnowledge terhadap perusahaan-perusahaan yang merilis data resmi jumlah server mereka, perusahaan prosesor Intel merupakan pengguna server terbesar.

Berdasarkan data perusahaan bulan Februari 2010, Intel memiliki 100 ribu server. Perusahaan yang bermarkas di Santa Clara AS itu memang memiliki banyak cabang dan fasilitas pabrik di berbagai negara di dunia. Jangan lupa, perusahaan yang bermarkas di Santa Clara AS ini juga merupakan produsen prosesor untuk berbagai model server.


Selain Intel, kebanyakan pengguna server dalam jumlah besar adalah perusahaan penyedia jasa hosting internet. Antara lain 1&1 Internet (70 ribu server), OVH (65 ribu server), dan Rackspace (56.671 server).

Jejaring sosial terbesar dunia Facebook juga masuk di jajaran atas dengan lebih dari 60 ribu server.

Setelah itu menyusul beberapa operator telekomunikasi seperti Verizon (25.788 server) dan AT&T (20.268 server). Ini adalah perusahaan yang mengungkap secara resmi jumlah server mereka.

Tapi jangan lupakan perusahaan-perusahaan lain yang tak melansir secara resmi jumlah server mereka. Perusahaan internet nomor wahid ini disebut-sebut sebagai pengguna server terbesar di dunia.

Dengan berbagai layanan yang disediakan, Google diprediksi memiliki lebih dari 495 ribu server. Bahkan ada pula yang memprediksi bahwa Google kini memiliki lebih dari sejuta server.

Berikutnya, raksasa software asal Redmond Washington AS, Microsoft, disebut-sebut di posisi kedua dengan prediksi lebih dari 218 ribu server. Perusahaan internet besar lain, Yahoo dan eBay masing-masing juga diperkirakan punya lebih dari 50 ribu server.

Berikut daftar perusahaan pengguna server terbanyak.

Read More >>

Sabtu, 11 Desember 2010

6 Peristiwa Terbesar Dalam Dunia IT

1. Yahoo Melewatkan Facebook


Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menawarkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark. Namun saat akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham sampai 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan akhirnya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian.


2. Real Networks Menolak “iPod”


iPod, pemutar file multimedia paling populer saat ini, ternyata pernah ditolak konsepnya oleh Philips dan Real Networks. Tepatnya tahun 2000, Tony Fadell menawarkan konsep pemutar MP3 mungil, bergaya, dan menyediakan content-delivery system yang memudahkan pengisian musik, bernama Pod.


Hanya Apple yang mau menerima proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system bernama iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod.

3. IBM Mengatrol Microsoft


Tahun 1980, IBM sedang mengerjakan proyek PC pertama dan mencari perusahaan perangkat lunak yang bisa menyediakan disc operating system (DOS). Awalnya mereka meminta bantuan Gary Kildall dari Digital Research, pembuat sistem operasi CP/M.



4. Xerox Alto “Dicuri” Apple


Vendor Xerox mengembangkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya. Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi tetikus, jaringan ethernet, dan penyunting teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun saat diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk.


Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.

5. “Google” Sebelum Google

Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya. Mirip Google saat ini, Open Text dikenal karena kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya.

Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.

6. Microsoft Menyelamatkan Apple


Tahun 1997 adalah tahun kebangkitan Apple. Dalam kondisi krisis keuangan akibat Mac-nya kalah bersaing dengan Power Computing dan Radius, mereka terancam berhenti produksi. Untungnya, datang bantuan yang tak disangka-sangka: Microsoft. Tanpa diduga mereka bersedia membeli saham Apple sebesar US$ 150 juta, relatif cukup untuk memperpanjang nafas.

Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, akhirnya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah mampu menandingi Microsoft — sang juru penolong — dalam kompetisi bisnis TI.

Sumber= http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6216746
Read More >>

Beginilah Wujud Pertama Kali Website-Website Yang Sekarang Paling Populer

Beginilah wujud pertama kali website-website yang sekarang terkenal di internet. Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya website ini nampak seperti yang agan-agan lihat sekarang. Nah, kembali ke beberapa tahun lalu, inilah screenshoot website-website itu..

1. www.google.com website, dibuat tahun 1996


2. www.facebook.com website, didirikan tahun 2004


3. www.myspace.com website, didirikan tahun 2003


4. www.yahoo.com website, didirikan tahun 1997


5. www.wikipedia.org website, didirikan tahun 2001


6. www.nytimes.com website, didirikan tahun 1995


7. www.flickr.com website, didirikan tahun 2004


8. www.blogger.com website, didirikan tahun 1999

Read More >>

Kamis, 09 Desember 2010

CPU Paling Praktis dan Simple Namun Komplit



MORE PICTURE







Read More >>

Perangkat Komputer Berlapiskan Bambu


Rupanya, salah satu pencemar terbesar dunia telah menemukan alternatif ramah lingkungan untuk keyboard plastik dan mouse.

Bambu keyboard dan mouse tidak benar-benar baru di pasar, dan saya yakin Anda telah menemukan segala macam konsep perangkat kayu online. Jiangxi Bambu Technology Development Co Ltd, bambu hanya peripheral produsen di Cina, mengatakan produk mereka telah menjadi semakin populer di tingkat nasional, setelah mereka telah berhasil diekspor ke pasar di Eropa dan Amerika.


Produksi bambu keyboard dan mouse dimulai pada 2008, namun hingga awal 2009, mereka baru dikirim ke luar negeri. Tapi sejak toko waralaba dibuka di Shanghai dan Ningbo, Cina tidak bisa mendapatkan cukup dari peripheral yang ramah lingkungan.

Dilihat dari foto-foto, Cina tidak berhenti di hanya keyboard dan mouse bambu, mereka mengambil langkah lebih lanjut, dengan layar LCD yang terbungkus bambu.







Read More >>

Rabu, 08 Desember 2010

Processor Terbuat Dari Pasir?

Pasir, seperempat bagiannya terbentuk dari silikon, yakni unsur kimia yang paling berlimpah di muka bumi ini setelah oksigen. Pasir (terutama quartz), mempunyai persentase silikon yang tinggi di dalam bentuk Silicon Dioxide (SiO2) dan pasir merupakan bahan pokok untuk memproduksi semiconductor.


Setelah memperoleh mentahan dari pasir dan memisahkan silikonnya, materiil yang kelebihan dibuang. Lalu, silikon dimurnikan secara bertahap hingga mencapai kualitas "semiconductor manufacturing quality", atau biasa disebut "electronic grade silicon". Pemurnian ini menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat dimana "electronic grade silicon" hanya boleh memiliki satu "alien atom" di tiap satu milyar atom silikon. Setelah tahap pemurnian silikon selesai, silikon memasuki fase peleburan. Dari gambar di atas, kita bisa melihat bagaimana kristal yang berukuran besar muncul dari silikon yang dileburkan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut "Ingot".




Kristal tunggal "Ingot" ini terbentuk dari "electronic grade silicon". Besar satu buah "Ingot" kira-kira 100 Kilogram atau 220 pounds, dan memiliki tingkat kemurnian silikon hingga 99,9999 persen.


Setelah itu, "Ingot" memasuki tahap pengirisan. "Ingot" di iris tipis hingga menghasilkan "silicon discs", yang disebut dengan "Wafers". Beberapa "Ingot" dapat berdiri hingga 5 kaki. "Ingot" juga memiliki ukuran diameter yang berbeda tergantung seberapa besar ukuran "Wafers" yang diperlukan. CPU jaman sekarang biasanya membutuhkan "Wafers" dengan ukuran 300 mm.


Setelah diiris, "Wafers" dipoles hingga benar-benar mulus sempurna, permukaannya menjadi seperti cermin yang sangat-sangat halus. Kenyataannya, Intel tidak memproduksi sendiri "Ingots" dan "Wafers", melainkan Intel membelinya dari perusahaan "third-party". Processor Intel dengan teknologi 45nm, menggunakan "Wafers" dengan ukuran 300mm (12 inch), sedangkan saat pertama kali Intel membuat Chip, Intel menggunakan "Wafers" dengan ukuran 50mm (2 inch).


Cairan biru seperti yang terlihat pada gambar di atas, adalah "Photo Resist" seperti yang digunakan pada "Film" pada fotografi. "Wafers" diputar dalam tahap ini supaya lapisannya dapat merata halus dan tipis.


Di dalam fase ini, "Photo Resist" disinari cahaya "Ultra Violet". Reaksi kimia yang terjadi dalam proses ini mirip dengan "Film" kamera yang terjadi pada saat kita menekan shutter (Jepret!).

Daerah paling kuat atau tahan di "Wafer" menjadi fleksibel dan rapuh akibat efek dari sinar "Ultra Violet". Pencahayaan menjadi berhasil dengan menggunakan pelindung yang berfungsi seperti stensil. Saat disinari sinar "Ultra Violet", lapisan pelindung membuat pola sirkuit. Di dalam pembuatan Processor, sangat penting dan utama untuk mengulangi proses ini berulang-ulang hingga lapisan-lapisannya berada di atas lapisan bawahnya, begitu seterusnya.

Lensa di tengah berfungsi untuk mengecilkan cahaya menjadi sebuah fokus yang berukuran kecil.


Dari gambar di atas, kita dapat gambaran bagaimana jika satu buah "Transistor" kita lihat dengan mata telanjang. Transistor berfungsi seperti saklar, mengendalikan aliran arus listrik di dalam "Chip" komputer. Peneliti Intel telah mengembangkan transistor menjadi sangat kecil sehingga sekitar 30 juta "Transistor" dapat menancap di ujung "Pin".


Setelah disinari sinar "Ultra Violet", bidang "Photo Resist" benar-benar hancur lebur. Gambar di atas menampakan pola "Photo Resist" yang tercipta dari lapisan pelindung. Pola ini merupakan awal dari "transistors", "interconnects", dan hal yang berhubungan dengan listrik berawal dari sini.


Meskipun bidangnya hancur, lapisan "Photo Resist" masih melindungi materiil "Wafer" sehingga tidak akan tersketsa. Bagian yang tidak terlindungi akan disketsa dengan bahan kimia.


Setelah tersketsa, lapisan "Photo Resist" diangkat dan bentuk yang diinginkan menjadi tampak.


"Photo Resist" kembali digunakan dan disinari dengan sinar "Ultra Violet". "Photo Resist" yang tersinari kemudian dicuci dahulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, proses pencucian ini dinamakan "Ion Doping", proses dimana partikel ion ditabrakan ke "Wafer", sehingga sifat kimia silikon dirubah, agar CPU dapat mengkontrol arus listrik.


Melalui proses yang dinamakan "Ion Implantation" (bagian dari proses Ion Doping) daerah silikon pada "Wafers" ditembak oleh ion. Ion ditanamkan di silikon supaya merubah daya antar silikon dengan listrik. Ion didorong ke permukaan "Wafer" dengan kecepatan tinggi. Medan listrik melajukan ion dengan kecepatan lebih dari 300,000 Km/jam (sekitar 185,000 mph)


Setelah ion ditanamkan, "Photo Resist" diangkat, dan materiil yang bewarna hijau pada gambar sekarang sudah tertanam "Alien Atoms"


Transistor ini sudah hampir selesai. Tiga lubang telah tersketsa di lapisan isolasi (warna ungu kemerahan) yang berada di atas transistor. Tiga lubang ini akan diisi dengan tembaga, yang berfungsi untuk menghubungkan transistor ini dengan transistor lain.


"Wafers" memasuki tahap "copper sulphate solution" pada tingkat ini. Ion tembaga disimpan ke dalam transistor melalui proses yang dinamakan "Electroplating". Ion tembaga berjalan dari terminal positif (anode) menuju terminal negatif (cathode).


Ion tembaga telah menjadi lapisan tipis di permukaan "Wafers".


Materiil yang kelebihan dihaluskan, meninggalkan lapisan tembaga yang sangat tipis.


Nah udah mulai ribet. Banyak lapisan logam dibuat untuk saling menghubungkan bermacam-macam transistors. Bagaimana rangkaian hubungan ini disambungkan, itu ditentukan oleh teknik arsitektur dan desain tim yang mengembangkan kemampuan masing-masing processor. Dimana chip komputer terlihat sangat datar, sebenarnya memiliki lebih dari 20 lapisan untuk membuat sirkuit yang kompleks. Jika kamu melihat dengan kaca pembesar, kamu akan melihat jaringan bentuk sirkuit yang rumit, dan transistors yang terlihat futuristik, "Multi-Layered Highway System".


Ini hanya contoh super kecil dari "Wafer" yang akan melalui tahap test kemampuan pertama. Di tahapan ini, sebuah pola test dikirimkan ke tiap-tiap chip, lalu respon dari chip akan dimonitor dan dibandingkan dengan "The Right Answer".


Setelah hasil test menunjukan bahwa "Wafer" lulus, "Wafer" dipotong menjadi sebuah bagian yang disebut "Dies". Coba juragan lihat, proses yang bener-bener ribet tadi ternyata hasilnya kecil doank. Pada gambar paling kiri itu ada 6 kelompok "Wafer", pada gambar kanannya udah berapa "Wafer" tuh !?!?


"Dies" yang lulus test, akan diikutkan ke tahap selanjutnya yaitu "Packaging". "Dies" yang tidak lulus, dibuang dengan percumanya T_T. Ada hal yang lucu beberapa tahun lalu, Intel membuat kunci dari "Dies" yang tidak lulus ini ^^. Ada EBAYnya lho, ayo juragan yang tertarik beli, soalnya tinggal 4..

http://cgi.ebay.com/Collectable-INTE...QQcmdZViewItem


Ini adalah gambar satu "Die", yang tadinya dipotong pada proses sebelumnya. "Die" pada gambar ini adalah "Die" dari Intel Core i7 Processor.


Lapisan bawah, "Die", dan "Heatspreader" dipasang bersama untuk membentuk "Processor". Lapisan hijau yang bawah, digunakan untuk membentuk listrik dan "Mechanical Interface" untuk Processor supaya dapat berinteraksi dengan sistem PC. "Heatspreader" adalah "Thermal Interface" dimana solusi pendinginan diterapkan, sehingga Processor dapat tetap dingin dalam beroperasi.


"Microprocessor" adalah produk terkompleks di dunia ini. Faktanya, untuk membuatnya memerlukan ratusan tahap dan yang kita uraikan sebelumnya hanyalah yang penting saja.


Selama tes terakhir untuk Processor, Processor di tes karakteristiknya, seperti penggunaan daya dan frekwensi maksimumnya.


Berdasarkan hasil test sebelumnya, Processor dikelompokan dengan Processor yang memiliki kemampuan sama. Proses ini dinamakan dengan "Binning", "Binning" ditentukan dari frekwensi maksimum Processor, kemudian tumpukan Processor dibagi dan dijual sesuai dengan spesifikasi stabilnya.


Prosessor yang sudah dikemas dan dites, pergi menuju pabrik (misalnya dipake Toshiba buat laptopnya) atau dijual eceran (misalnya di toko komputer)

Sumber= http://jelajahunik.blogspot.com/2010/04/processor-terbuat-dari-pasir.html
Read More >>